Karnaval Budaya HUT RI ke-80 dan Hari Jadi ke-320 Ambarawa

Oleh: Tri Nuryanti*)

            Minggu, 31 Agustus 2025, bertempat di Kecamatan Ambarawa dilaksanakan kegiatan Karnaval Budaya HUT RI ke-80 dan Hari jadi ke-320 Ambarawa yang diikuti Gugus TK, Gugus SD, SMP yang ada di wilayah Kecamatan Ambarawa, Kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Ambarawa, serta Dinas-dinas yang ada di wilayah Kabupaten Semarang.

            Dalam Karnaval Pembangunan Tahun 2025 ini, IGTKI Kecamatan Ambarawa mengusung tema Kearifan Budaya Lokal baik makanan khas ataupun ciri khas wilayah yang ada di 8 kelurahan dan 2 desa di wilayah Ambarawa, yaitu Kelurahan Kupang, Kranggan, Panjang, Baran, Pojoksari, Tambakboyo, Lodoyong, dan Ngampin, serta Desa Pasekan dan Bejalen.

            Pada kesempatan yang sangat luar biasa itu, Guru TK Perintis bergabung dalam kontingen Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Ambarawa. Kontingen IGTKI berada pada urutan nomor 8, dengan jumlah personil sekitar 100 guru.  Kepala TK Perintis Pasekan, selaku Ketua IGTKI Kecamatan Ambarawa, mengenakan kostum karnaval Garuda, sebagai lambang bahwa terdapat semboyan Bhinneka Tunggal di dalam IGTKI Kecamatan Ambarawa. Guru TK Perintis Pasekan menggunakan pakaian tradisional dari Jawa yaitu berbaju kebaya merah, dengan aksesoris caping yang dihias dengan opak gadung  makanan khas daerah Pasekan.

            Tema ini diambil karena di sekolah juga telah diaplikasikan dalam Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang menjadi program Nasional dari  Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Gerakan ini juga menjadi bagian dari Asta Cita ke-4 dalam visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabumi Raka. Gerakan Ini Bertujuan Membangun Generasi Muda Yang Sehat Cerdas Dan Berkarakter Unggul Melalui 7 Kebiasaan Dasar.

         

   TK Perintis Pasekan merupakan bagian dari Gugus Dewi Sartika yang menampilkan serabi Ngampin sebagai makanan khas Kelurahan Ngampin serta nasi jagung dan opak gadung dari Pasekan. Gugus Christina Martha Tiahahu menampilkan kearifan budaya lokal  dari Kelurahan Panjang dan Kelurahan Baran, yaitu petani sayur dan petani bunga. Selain itu, mereka juga menampilkan ciri khas wilayah Panjang yaitu miniatur kereta api dan miniatur pesawat Palagan Ambarawa.

            Sementara itu, Gugus Fatmawati menampilkan kearifan budaya lokal ciri khas Kelurahan Kupang dan Kelurahan Kranggan, yaitu pedagang di Pasar Projo Kupang, Masjid Mujahidin, dan klenteng. Tidak kalah meriah, Gugus Cut Nyak Dien menampilan kearifan budaya lokal yang ada di Kelurahan Pojoksari dan Bejalen, yaitu penjala ikan serta seni tari reog. Dari Gugus Kartini menampilkan kearifan budaya lokal dari Kelurahan Tambakboyo berupa beras Tambakboyo dan Kelurahan Lodoyong berupa jamu.

            IGTKI Kecamatan Ambarawa juga menampilkan tari-tarian yang diiring musik daerah dalam rangka memperkenalkan keragaman budaya tari tradisional dan lagu-lagu daerah. Lagu-lagu yang mengiringi para penari antara lain Lagu Gugur Gunung, Kidang Talun, Manuk Dadali, Ampar-ampar Pisang, Perahu Layar, dan Ca Ca Marica. Semua tampilan tersebut memiliki tujuan memperkenalkan kearifan budaya lokal pada peserta didik sejak dini sehingga akan tetap lestari dan menjadi warisan berharga untuk generasi penerus.

*) Tri Nuryanti, S.Pd., M.Pd.

Guru TK Perintis Pasekan Ambarawa

About Author /

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Start typing and press Enter to search